Beranda > Mario Teguh > MT Weekend Note – Apakah yang kau segerakan?

MT Weekend Note – Apakah yang kau segerakan?

Rekan-rekan Super Members milist MTSuperClub,
Dan
Rekan-rekan Super Fans di Facebook Mario Teguh,

Tanpa terasa satu minggu sudah berlalu lagi, di tahun yang sudah semakin matang ini.

Mudah-mudahan Anda semua sedang berada dalam kesehatan dan kegembiraan yang super dalam memastikan yang Anda lakukan hari ini berpengaruh baik bagi masa depan Anda dan keluarga tercinta.

Selamat datang dan bergabung saya sampaikan kepada rekan-rekan Super Members dan Super Fans yang baru menjadi anggota keluarga MTSuperClub yang ramah ini. Semoga kebersamaan kita menjadi penyegera bagi tercapainya impian-impian hati kita.

Setiap pribadi dari kita diciptakan sebagai jiwa yang tergesa-gesa. Tetapi, mengapakah ada di antara kita yang kesegeraannya adalah meragu, menunda, dan menghindari yang penting?

Di pagi yang indah ini, yang keindahannya sangat ditentukan oleh kesediaan kita untuk melihat yang indah, sampaikanlah pengingat kepada diri dan jiwa yang belum berhasil menjadikan dirinya bersegera bagi yang baik baginya, dengan kalimat-kalimat sederhana seperti dalam Weekend Note ini.

MT Weekend Note

Apakah yang kau segerakan?

Mario Teguh

Sahabatku terkasih,

Ketahuilah bahwa aku sering lebih mempercayai kualitas-kualitas yang ada pada diri mu, daripada engkau sendiri dalam mempercayai yang seharusnya engkau percayai itu.

Mungkin karena aku tidak sepenuhnya hidup dalam hidupmu, aku hanya mencatat yang kau katakan saat engkau melambung ke langit dalam kebanggaan dari rencana-rencanamu, dan tidak turut merasa tak berdaya dalam malam-malam mu yang tanpa tidur – saat engkau menjadi tuan rumah bagi semua keraguan hati mu.

Engkau dilahirkan dengan semua kemungkinan yang sama untuk menjadi pribadi yang sejahtera, berbahagia, dan cemerlang.

Engkau dibesarkan dengan tujuan untuk menjadi lebih kuat sebagai pelaksana dari semua tindakan yang dibutuhkan untuk menjadikan dirimu pribadi yang mandiri.

Engkau diberikan ketergesaan sebagai nama dari gerakan utama dari hatimu.

Engkau dilahirkan di antara banyak orang yang menasehatkan dan meneladankan yang baik, dan yang membuktikan kebaikan dari kebaikan.

Di antara mereka, ada juga yang mencontohkan ketidak-setiaan kepada yang baik, agar engkau melihat ketidak-baikan yang menyiksa, dan agar engkau percaya bahwa tempat mu hanya ada di dalam kebaikan.

Tetapi, sahabat hatiku,

Camkanlah ini, bahwa:

Semua kehebatan mu dalam bermimpi, kelengkapan mu dalam berencana, dan kelantangan mu dalam berjanji; tidak lebih kuat daripada kecenderungan mu untuk menunda.

Ingat-ingatlah lagi.

Bukankah telah banyak malam-malam yang bermata lebar terjaga dalam impian-impian sadar mengenai hal-hal besar yang ingin kau capai?

Bukankah telah sering engkau berbaring gelisah menanti pagi yang tak kunjung merebak, karena engkau tak sabar untuk segera melakukan yang kau yakini malam itu sebagai jalan keluar dari kesulitan mu dan jalan masuk ke kehidupan impian mu?

Tetapi,

Untuk kemudian kau buktikan bahwa ketergesaan mu untuk bertindak – tertahan oleh perasaan kecil yang merayu, yang berkata dalam hatimu bahwa nanti adalah saat yang tepat untuk melakukannya, dan bahwa sekarang bukanlah waktunya.

Lawan dari ketergesaan untuk berhasil bukanlah kelambanan.
Lawan dari ketergesaan untuk berhasil adalah ketergesaan untuk menunda yang memberhasilkan.

Sahabatku yang hatinya baik,

Sadarilah bahwa sebenarnya Tuhan hanya menyertakan kekuatan bersama kelahiran mu. Engkau sama sekali tidak dibekali kelemahan.

Lunak tulang-belulang mu saat kelahiran mu adalah kekuatan yang mengharuskan kehati-hatian pada perilaku orang-tua mu.

Kecil tubuh mu adalah kekuatan yang mengharuskan perlindungan dari orang-orang yang lebih besar.

Lucunya rancangan wajah dan anggota tubuh mu adalah kekuatan yang mewabahkan perasaan gemas untuk menjadikan mu harta keluarga.

Bisu dan gagu dari lidah mu sebagai bayi adalah kekuatan yang mengharuskan semua yang dewasa untuk berbicara dan bertingkah dengan semua cara yang belum mereka coba – agar engkau mengerti atau setidaknya sedikit tersenyum.

Sahabat jiwa ku,

Sebetulnya engkau dilahirkan sangat hebat.

Dan aku tak bisa membayangkan kekuatan yang bisa kau kembangkan, kebesaran yang bisa kau bangun, dan ketinggian yang bisa kau capai – jika engkau betul-betul menyegerakan penggunaan dari semua kekuatan diri mu.

Tetapi apa yang kemudian terjadi pada perhitungan mu, sama sekali sulit aku mengerti.

Engkau menggunakan ketidak-sabaran mu, sebagai kekuatan untuk tidak bersabar terhadap yang baik.

Engkau menggunakan kekuatan untuk bersabar, sebagai kekuatan untuk pasrah dan menerima yang tidak membesarkan mu.

Engkau menggunakan ketergesaan mu, sebagai kekuatan untuk memasukkan mu ke dalam masalah.

Dan yang lebih sering,

Engkau menggunakan ketergesaan mu, sebagai kekuatan untuk menyegerakan penundaan dan mendahulukan yang tidak bernilai.

Sahabat ku yang sedang dinantikan oleh kehidupan,

Janganlah engkau membantah yang ini, bahwa

Nilai dari yang kau lakukan, menentukan nilai dari yang kau capai.

Maka pertanyaan ku kepada mu, adalah

Apakah yang sedang kau lakukan itu bernilai?

Jika tidak, mengapakah engkau masih bertahan dalam melakukannya?

Apakah yang kau segerakan adalah yang akan menyegerakan kebahagiaan mu?

Jika tidak, mengapakah engkau mengeluhkan kelambatan hidup mu?

Apakah yang kau pertahankan saat ini adalah kesejahteraan yang harus kau pelihara?

Jika engkau tidak sejahtera, mengapakah engkau mempertahankan tempat dan cara-cara yang tidak menyejahterakan mu?

Apakah pendapat yang kau bela mati-matian itu adalah mesin penghasil kehebatan hidup mu?

Jika engkau harus berbicara tinggi untuk menutupi kerendahan kebanggaan mu terhadap dirimu sendiri, mengapakah engkau
mempertahankan pendapat yang tidak menghebatkan mu?

Sekarang,
Janganlah engkau menjauh dari ku.
Ke sinilah engkau.
Dekat-dekatlah sini.

Janganlah kau patuhi kebiasaan mu yang selama ini menjauhkan mu dari nasehat-nasehat baik.

Jika engkau merasa gelisah karena mendengar yang baik, engkau harus mengakui bahwa yang tidak baik telah lebih kuat menjadi tuan rumah di hati baik mu.

Sahabat ku yang aku kasihi,

Ketahuilah bahwa engkau adalah kekasih Tuhan.
Tuhan sangat mencintai mu.

Bukankah sebetulnya hati mu mengetahui hal ini?

Tetapi mungkin kesulitan dalam hidup mu telah mendorong mu untuk mempertanyakan kasih sayang Tuhan.
Meskipun sebetulnya engkau tahu, bahwa engkau adalah pemeran utama dalam penyulitan hidup mu sendiri.

Engkau memperhatikan-Nya atau tidak, Beliau tetap memperhatikan mu. Engkau meminta atau tidak, Beliau tetap memberi mu.

Tetapi ini yang harus kau ingat, bahwa

Jika engkau ingin Tuhan melebihkan perhatian-Nya kepada mu,
lebihkanlah perhatian mu kepada-Nya.

Jika engkau ingin Tuhan melebihkan pemberian-Nya kepada mu,
lebihkanlah alasan bagi kelebihan penerimaan mu.

Dan,

Jika engkau ingin Tuhan melayani mu, layanilah sesama mu.

Engkau yang hatinya baik,

Jadikanlah ini pegangan mu,
karena sesama adalah semua ciptaan Tuhan, maka:

Melayani sesama adalah satu-satunya cara melayani Tuhan.

Maka sebelum aku meninggalkan mu untuk menyegerakan semua kecintaan ku, agar engkau menyegerakan kebaikan yang telah merindukan keceriaan mu, ini yang aku pesankan kepada mu untuk kau lakukan hari ini:

Bersegeralah untuk memperbarui perasaan mu dengan kegembiraan.

Bersegeralah untuk mentenagai gerakan mu dengan kecepatan yang terukur.

Bersegeralah untuk merupawankan wajah mu dengan senyum.

Bersegeralah untuk memperindah tutur kata mu dengan keramahan.

Bersegeralah untuk menganggunkan perilaku mu dengan kesantunan.

Dan,

Bersegeralah untuk mengutuhkan semua yang kau lakukan dengan doa.

Lalu,
dalam damai hati mu,
perhatikan apa yang terjadi …

Sesungguhnya yang segera menjadi kualitas hidup mu, adalah yang kau segerakan.

Maka pertanyaan ku di akhir minggu ini untuk mu, adalah:

Apakah yang kau segerakan?

Rekan-rekan Super Members milist MTSuperClub,
Dan rekan-rekan Super Fans di Facebook Mario Teguh,

Mudah-mudahan catatan akhir minggu yang sederhana ini dapat menjadi pendamping Anda dalam memuliakan diri Anda den keluarga tercinta di akhir minggu ini.

Sampai kita bertemu lagi.

Terima kasih atas kemuliaan untuk melayani Anda.

Salam super,

Linna and Mario Teguh
Founders I MTSuperClub I 081-814-2080 I For The Happiness Of Others I Jakarta

Kategori:Mario Teguh Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: